KPMG Canada menyerukan kepada pemerintah federal untuk mengembangkan jalur pembayaran digital berdaulat — sistem pembayaran yang dimiliki dan dioperasikan sepenuhnya di dalam negeri. Perusahaan konsultan ini berpendapat bahwa infrastruktur semacam itu akan memperkuat daya saing Kanada dan menarik lebih banyak investasi fintech, sambil mengakui bahwa membangunnya dari awal mengandung risiko eksekusi yang nyata.
Dorongan untuk infrastruktur pembayaran buatan dalam negeri
Rekomendasi yang diuraikan dalam laporan terbaru KPMG Canada ini berfokus pada penciptaan jalur pembayaran yang tidak bergantung pada jaringan asing. Saat ini, sebagian besar transaksi di Kanada bergantung pada sistem seperti Visa, Mastercard, atau rumah kliring berbasis AS. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa hal ini membuat negara rentan dan kurang menarik bagi startup teknologi yang mencari lingkungan yang stabil dan mandiri untuk membangun bisnis.
KPMG Canada tidak menyebutkan pesaing spesifik, tetapi logikanya jelas: banyak negara, mulai dari India hingga Uni Eropa, telah membangun atau sedang membangun sistem pembayaran digital mereka sendiri. Tambal sulam yang ada di Kanada saat ini, menurut perusahaan tersebut, menempatkannya pada posisi yang kurang menguntungkan dalam bersaing untuk mendapatkan bakat dan investasi fintech global.
Menarik investasi fintech
Jalur pembayaran berdaulat dapat membuat Kanada menjadi tempat yang lebih dapat diprediksi bagi perusahaan fintech untuk beroperasi, menurut laporan tersebut. Alih-alih harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh jaringan kartu asing, pengembang akan bekerja dengan satu standar domestik tunggal. Kejelasan itu, menurut KPMG, akan menurunkan hambatan bagi startup dan berpotensi mempercepat inovasi dalam pembayaran, pinjaman, dan bidang lainnya.
Perusahaan konsultan ini menunjuk pada volume transaksi digital yang terus meningkat di Kanada dan peran pemain non-bank yang semakin besar. Tanpa sistem yang berdaulat, negara ini berisiko kehilangan peluang tersebut ke yurisdiksi yang memiliki ekosistem pembayaran yang lebih terintegrasi.
Tantangan eksekusi
Namun KPMG tidak menutup-nutupi hambatan yang ada. Membangun jalur pembayaran digital berdaulat dari awal adalah tugas yang sangat besar. Hal ini membutuhkan koordinasi antara bank, regulator, pemroses pembayaran, dan perusahaan teknologi — dan itu sebelum satu baris kode pun ditulis.
Risiko eksekusi meliputi gangguan teknis, keterlambatan, pembengkakan biaya, dan kemungkinan bahwa sistem tidak mendapatkan daya tarik yang cukup untuk menggantikan jaringan yang ada. Laporan tersebut memperingatkan bahwa bahkan dengan desain terbaik sekalipun, jalur pembayaran baru hanya akan berfungsi jika pedagang, konsumen, dan lembaga keuangan benar-benar menggunakannya.
Ada juga pertanyaan tentang siapa yang membiayainya. Analisis KPMG tidak memberikan angka pasti, tetapi proyek serupa di negara lain telah menelan biaya hingga miliaran dolar. Perusahaan tersebut menyarankan model kemitraan publik-swasta, meskipun tidak merinci bagaimana struktur tersebut akan dibentuk.
Laporan ini kini berada di meja para pembuat kebijakan di Ottawa. Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari Departemen Keuangan atau Bank of Canada. Rekomendasi KPMG Canada adalah salah satu dari banyak rekomendasi yang kemungkinan akan muncul saat pemerintah meninjau strategi digitalnya menjelang anggaran federal berikutnya.
Pertanyaan besarnya adalah apakah Kanada akan bergerak cukup cepat untuk membangun jalur pembayarannya sendiri sebelum pasar terkunci pada alternatif asing. Belum ada jadwal yang diusulkan, dan risiko eksekusi tetap menjadi penyeimbang yang berat terhadap potensi manfaatnya.




