Analis kripto Mags menentang anggapan yang semakin meluas bahwa siklus empat tahun Bitcoin telah rusak. Dalam analisis terbaru, Mags berargumen bahwa siklus tersebut masih tetap berlaku, dengan pasar saat ini sedang bertransisi dari fase bear menuju jendela akumulasi berikutnya — yang diperkirakan akan dimulai pada 2027. Pandangan ini secara langsung membantah klaim dari Michael Saylor, CEO Strategy, dan para ahli lain yang mengatakan pola lama sudah tidak relevan.
Pola empat tahap yang terus berulang
Model Mags membagi setiap siklus empat tahun menjadi fase satu tahun yang berbeda: Beli, Tahan, Jual, dan Bear. Melihat data historis — 2011-2014, 2015-2018, 2019-2022 — urutan tersebut konsisten terjadi. Menurut Mags, siklus 2023-2026 mengikuti pola yang sama, dengan fase Bear berlangsung sepanjang tahun 2025. Sekarang, pada 2026, analis melihat pasar bergerak sideways, tipikal akhir periode bear sebelum kenaikan berikutnya.
Argumen tandingan Saylor
Tidak semua sepakat. Michael Saylor, ketua eksekutif Strategy, telah menyatakan secara terbuka bahwa siklus empat tahun Bitcoin sudah berakhir, dengan alasan adopsi institusional dan dinamika pasar yang berubah. Para ahli lain yang tidak disebutkan namanya juga mengekui sentimen tersebut, berargumen bahwa ritme lama telah terganggu oleh ETF spot, treasury perusahaan, dan penerimaan arus utama yang lebih luas. Mags mengakui adanya perbedaan pendapat tetapi tetap berpegang pada pola historis, mencatat bahwa setiap siklus sejauh ini berjalan dalam irama yang kurang lebih sama terlepas dari perubahan makro.
Jendela akumulasi berikutnya
Ke depan, Mags memprediksi siklus 2027-2030 akan mengikuti struktur empat tahap yang sama. Fase akumulasi besar berikutnya — tahun Beli — dijadwalkan pada 2027. Itu berarti kondisi bear saat ini adalah persiapan untuk kenaikan berikutnya, bukan perubahan permanen. Perdebatan sekarang adalah apakah model ini akan bertahan untuk kelima kalinya atau pasar benar-benar telah berevolusi melampaui pola lama.




