Anchorage Digital, bank kripto yang memiliki piagam federal, telah bermitra dengan Ethena Labs untuk bertindak sebagai manajer agunan dalam operasi peminjaman off-chain institusional perusahaan tersebut. Dalam kerja sama ini, Anchorage akan menyimpan dan memantau agunan sementara Ethena menyalurkan modal ke dalam pinjaman. Kemitraan ini memperluas platform Atlas Collateral Management milik Anchorage ke sektor peminjaman baru.
Cara Kerjanya
Strukturnya sederhana: Anchorage mengambil alih penyimpanan agunan dan memantau melalui platform Atlas. Ethena mengelola sisi peminjaman — mencari peminjam institusional dan mengarahkan dana. Anchorage tidak mengambil keputusan peminjaman; hanya memastikan agunan tetap aman dan tercatat. Pemisahan ini penting bagi institusi yang menginginkan bank ter-regulasi untuk mengawasi aset, bukan entitas tunggal yang mengontrol kedua sisi transaksi.
Mengapa Penyimpanan Ter-Regulasi Penting di Sini
Peminjaman off-chain telah menjadi bagian yang semakin besar dari pasar institusional kripto, namun juga menjadi sumber masalah. Beberapa pemberi pinjaman kolaps pada 2022 setelah mencampur aset klien dengan buku perdagangan mereka sendiri. Piagam federal Anchorage dari Office of the Comptroller of the Currency berarti tunduk pada pengawasan tingkat bank — pemeriksaan, persyaratan modal, dan sebagainya. Bagi rekanan Ethena, hal ini kemungkinan memberikan rasa aman lebih dibandingkan kustodian yang tidak ter-regulasi.
Platform Atlas Mendapat Kasus Penggunaan Baru
Anchorage meluncurkan Atlas Collateral Management awal tahun ini untuk agunan margin dan derivatif. Ini adalah pertama kalinya digunakan untuk mendukung pinjaman institusional. Bank tersebut menyatakan platform ini dapat menangani berbagai jenis aset dan menyediakan pelaporan real-time. Hal ini kritis bagi pemberi pinjaman yang perlu segera mengetahui jika nilai agunan turun dan pinjaman menjadi kurang terjamin.
Saat ini, kemitraan ini telah berjalan. Anchorage dan Ethena belum mengungkapkan nilai total pinjaman atau agunan yang dikelola. Namun, kesepakatan ini menandai bahwa bank kripto ter-regulasi sedang menemukan posisi khusus di pasar peminjaman institusional — yang lebih fokus pada manajemen risiko daripada mengejar imbal hasil.




