Puncak dan kejatuhan
Kioxia tercatat di Bursa Efek Tokyo pada Desember 2024 dan sahamnya melonjak lebih dari 500% pada 2025. Reli berlanjut hingga awal 2026, didorong oleh pasokan memori yang ketat dan permintaan AI yang tak terpuaskan. Pada puncaknya tanggal 22 Juni, kapitalisasi pasar perusahaan sempat melampaui Toyota, sebuah pencapaian yang kini tampak jauh. Bulan lalu saja, saham anjlok 45% sebagai bagian dari kejatuhan yang lebih luas di saham terkait AI.
Kejatuhan chip yang lebih luas dan persaingan China
Penurunan ini tidak hanya terjadi pada Kioxia. Pesaing SK Hynix dan Samsung sama-sama mencatat penurunan persentase dua digit pada Juli 2025 karena posisi yang ramai dan momentum yang memudar menghantam sektor ini. Menambah tekanan, produsen NAND flash China telah meningkatkan kapasitas, mengancam daya tawar harga yang dinikmati Kioxia dan para pesaingnya selama booming pasokan yang terbatas. Analis mengatakan kombinasi kekhawatiran kelebihan pasokan dan aksi ambil untung telah menghantam seluruh ruang chip memori.
Apa yang dikatakan manajemen
Manajemen Kioxia mengumumkan rencana dividen pada hari investor bulan Juni dan mengatakan dividen tetap menjadi prioritas. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan perusahaan terus mem



