Loading market data...

Dompet Aktif Algorand Melonjak 24% saat TVL Capai $97 Juta, Likuiditas Stablecoin Menurun

Dompet Aktif Algorand Melonjak 24% saat TVL Capai $97 Juta, Likuiditas Stablecoin Menurun

Aktivitas on-chain Algorand berubah arah pada bulan Mei. Total value locked (TVL) blockchain ini naik 9,8% menjadi $97 juta, sementara jumlah dompet aktif melonjak 24,3%. Namun, likuiditas stablecoin di jaringan justru turun drastis — turun 32,9% dibanding bulan sebelumnya.

TVL Naik tapi Masih di Bawah Level Tertinggi Sebelumnya

Total value locked sebesar $97 juta merupakan pemulihan moderat dari $88,3 juta pada April. Meski begitu, angka ini masih jauh dari puncak $150 juta yang pernah dicatat Algorand pada akhir 2025. Pertumbuhan ini sebagian besar berasal dari protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) di rantai tersebut, meskipun tidak ada satu dApp pun yang mendominasi peningkatan tersebut.

Lonjakan dompet aktif — naik 24,3% — menunjukkan lebih banyak pengguna berinteraksi dengan jaringan, meskipun mereka tidak membawa modal sebanyak itu. Jumlah dompet sering kali menandakan adopsi yang lebih luas atau minat terhadap aplikasi baru, tetapi tidak selalu berarti TVL yang lebih tinggi.

Likuiditas Stablecoin Menyusut Meski Pengguna Bertambah

Penurunan likuiditas stablecoin sebesar 32,9% adalah angka yang paling membingungkan. Meskipun lebih banyak dompet aktif, kumpulan USDC dan stablecoin lain yang tersedia di Algorand menyusut secara signifikan. Ini bisa berarti pengguna memindahkan stablecoin ke luar rantai atau mengonversinya menjadi aset volatil. Ini juga bisa mencerminkan pergeseran tempat penyedia likuiditas memilih untuk menempatkan dana mereka.

Pasar stablecoin Algorand telah bergejolak sepanjang tahun. Pada Januari, likuiditas stablecoin sekitar $120 juta. Pada Mei, turun menjadi sekitar $70 juta — penurunan 42% dalam lima bulan.

Apa yang Mendorong Lonjakan Dompet?

Peningkatan dompet aktif sebesar 24,3% — dari sekitar 1,2 juta menjadi 1,5 juta — cukup mencolok, tetapi penyebabnya tidak jelas hanya dari data. Beberapa dompet baru mungkin terkait dengan satu proyek game atau NFT, atau perburuan airdrop. Tanpa metrik yang lebih terperinci, sulit untuk mengatakan apakah lonjakan ini berkelanjutan atau hanya sekadar lonjakan satu bulan.

Tim pengembangan Algorand terus mendorong pembaruan untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan menurunkan biaya. Perubahan itu mungkin menarik pengguna baru, tetapi angka-angka tersebut belum menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi yang sesuai — pertumbuhan TVL hanya 9,8%, dan likuiditas stablecoin menurun.

Penurunan Stablecoin Memunculkan Pertanyaan tentang Kesehatan DeFi

Stablecoin adalah sumber kehidupan sebagian besar ekosistem keuangan terdesentralisasi. Penurunan hampir sepertiga dalam satu bulan menunjukkan bahwa permintaan untuk pinjam-meminjam di Algorand telah menurun, atau penyedia likuiditas menemukan imbal hasil yang lebih baik di tempat lain. Protokol DeFi di jaringan ini perlu menunjukkan bahwa mereka dapat mempertahankan likuiditas stablecoin jika ingin menjaga pertumbuhan TVL.

Titik data berikutnya dari Algorand — metrik bulan Juni — akan menunjukkan apakah pertumbuhan pengguna hanya bersifat sementara atau awal dari sebuah tren. Jika jumlah dompet tetap stabil atau naik lebih lanjut, penurunan likuiditas stablecoin mungkin hanya penyeimbangan sementara. Jika kedua metrik turun, lonjakan Mei mungkin hanya berumur pendek.