Loading market data...

NVIDIA Meluncurkan Platform Robot Humanoid Terbuka Isaac GR00T di Jetson Thor

NVIDIA Meluncurkan Platform Robot Humanoid Terbuka Isaac GR00T di Jetson Thor

NVIDIA telah mengungkapkan platform Isaac GR00T, sebuah sistem terbuka untuk robot humanoid yang dibangun di atas perangkat keras Jetson Thor milik perusahaan. Platform ini dirancang untuk mendorong penelitian robotika dan membuat apa yang disebut NVIDIA sebagai 'AI fisik' lebih mudah diakses oleh pengembang dan akademisi.

Arsitektur terbuka untuk robot humanoid

Isaac GR00T bukanlah robot jadi, tetapi merupakan tumpukan perangkat keras dan perangkat lunak lengkap yang dapat digunakan peneliti untuk membangun, melatih, dan menyebarkan mesin humanoid. Dengan mendasarkannya pada Jetson Thor, NVIDIA memberikan platform komputasi yang ringkas namun kuat yang mampu menjalankan model AI real-time untuk persepsi, lokomosi, dan manipulasi. Perusahaan menggambarkan platform ini sebagai platform terbuka, yang berarti akan menyediakan desain referensi, API, dan alat simulasi daripada ekosistem yang terkunci.

Demokratisasi AI fisik

Tujuan mendasar dari Isaac GR00T adalah mendemokratisasi AI fisik — cabang AI yang memungkinkan mesin berinteraksi dengan dunia fisik. Saat ini, membangun robot humanoid dari awal sangat mahal dan membutuhkan keahlian mendalam di perangkat keras, perangkat lunak, dan AI. NVIDIA ingin menurunkan hambatan tersebut. Dengan menawarkan platform yang terstandarisasi, perusahaan berharap lebih banyak laboratorium dan startup dapat fokus pada kecerdasan tingkat tinggi daripada menciptakan kembali pengontrol motor dan tumpukan fusi sensor.

Apa yang dibawa Jetson Thor

Jetson Thor adalah komputer AI tertanam terbaru NVIDIA, dirancang untuk robotika dan aplikasi tepi. Ia dilengkapi GPU dengan tensor core, cluster CPU, dan akselerator khusus untuk visi komputer dan perencanaan jalur. Pada Isaac GR00T, Jetson Thor menangani segalanya mulai dari menjalankan model bahasa besar untuk perintah alami hingga memproses kamera kedalaman untuk navigasi. Efisiensi daya chip ini sangat penting untuk robot humanoid bertenaga baterai yang perlu bekerja tanpa kabel.

NVIDIA belum mengumumkan mitra atau pelanggan spesifik untuk Isaac GR00T, tetapi platform ini ditujukan untuk lembaga penelitian dan pengembang komersial yang mengerjakan robot humanoid serba guna. Perusahaan mengatakan platform ini dibangun di atas kerja bertahun-tahun dalam alat simulasi seperti Isaac Sim dan Omniverse, yang memungkinkan pengembang menguji perilaku robot di lingkungan virtual sebelum menjalankannya di perangkat keras nyata.

Dengan membuka platform ini, NVIDIA berharap mempercepat hari ketika robot humanoid beralih dari keingintahuan laboratorium menjadi alat praktis di gudang, pabrik, dan rumah.